Wartakan.id, BANDUNGWali Kota Bandung, Muhammad Farhan, resmi membuka Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat 2026 yang berlangsung di Hotel Horison Bandung, Rabu (12/8/2026).

Dalam berbagai hal, Farhan menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan independensi pers sebagai salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, jurnalis memiliki peran strategis dalam menyajikan informasi yang berkualitas sekaligus mencerdaskan masyarakat.

Farhan menilai profesi wartawan membutuhkan kemampuan dan keterampilan yang tidak sederhana. Seorang jurnalis dituntut mampu mengolah informasi, menyusun narasi, menentukan sudut pandang berita, hingga mengangkat isu-isu yang relevan bagi kepentingan publik.

“Saya percaya kualitas jurnalisme Indonesia masih sangat baik. Kemampuan mengolah kata-kata, menulis, memberi judul, mengarahkan narasi, termasuk mengangkat berbagai isu, membutuhkan keterampilan yang tinggi dan luar biasa,” ujar Farhan.

Menurutnya, kualitas seorang jurnalis dapat tercermin dari karya yang dihasilkan. Masyarakat pun dapat menilai dan membedakan antara karya jurnalistik yang disusun secara profesional dengan informasi yang dibuat tanpa kaidah jurnalistik yang baik.

Farhan berharap Konferprov PWI Jawa Barat 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pers sekaligus memperteguh peran media dalam menjaga ruang publik yang sehat dan demokratis.

Harapan yang ia sampaikan tidak hanya sebagai kepala daerah yang selama ini banyak berinteraksi dengan media, tetapi juga sebagai masyarakat yang setiap hari mengonsumsi berbagai produk jurnalistik.

“Kami berharap masyarakat Indonesia menjadi lebih cerdas, lebih terbuka, dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi bangsa melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas,” katanya.

Media Memiliki Peran Strategi dalam Demokrasi